Home » Lain-Lain » Jenis Jenis AC

Jenis Jenis AC

Sering Merasa Gerah Saat Bersantai di Rumah? Tandanya Perlu Segera Memasang AC Nih!

Jenis Jenis AC Indoor

Jenis Jenis AC Indoor

Rumah adalah tempat kita berkumpul bersama dengan keluarga, baik pada pagi, siang, ataupun malam hari sekalipun. Pastinya bukan rahasia lagi jika kita mendesain rumah sedemikian rupa supaya rumah semakin nyaman untuk ditinggali. Bukan hanya desain interior saja yang perlu kita perhatikan namun juga berbagai furniturenya.

Memilih AC Juga Tidak Boleh Asal, Yuk Simak Jenis AC Satu Ini!

Satu hal lagi yang harus kita pertimbangkan adalah tentang berbagai peralatan elektronik yang harus dipasang. Misalnya saja ada pendingin ruangan alias AC yang bisa membuat ruangan terasa dingin sepanjang hari. Pengaplikasian AC ini cocok untuk kita yang tinggal di daerah pantai ataupun daerah lainnya yang suhunya cenderung panas. Lalu apa saja jenis AC yang bisa kita dapatkan? Nah daripada tambah penasaran, yuk simak jenis AC yang satu ini!

  1. AC window
  2. Model AC Window

    Model AC Window

    Bagi kita yang sudah menggunakan AC dalam jangka waktu lama, pastilah sudah tidak asing lagi dengan nama AC window. AC satu ini merupakan AC keluaran pertama dengan ciri khasnya berbentuk kotak bahkan tanpa disertai remote control. Kok bisa? Tepat sekali, apabila kita ingin mengubah suhu AC pun harus menyentuh langsung tombol yang ada di body AC tersebut. meskipun keluaran pertama, komponen dari AC window ini sudah termasuk lengkap misalnya saja ada kompresor, penguap, pendingin, serta cooling coil.

    Berbeda dengan jenis AC lainnya, AC window ini biasanya diletakkan di slot kosong bawah jendela ataupun slot di tembok ruangan. Kabar baiknya, AC window tergolong salah satu jenis AC yang hemat energi sehingga kita tidak memerlukan banyak biaya dalam perawatan ataupun tagihan listrik. Kapasitas AC window ini termasuk kecil, yaitu hanya 0,5 sampai 2,5 PK saja. Sayangnya, AC window bisa menghalangi cahaya ataupun udara yang masuk dari jendela sehingga kita harus memperhitungkan betul ukuran dari AC window dan ukuran jendela di mana kita akan memasang AC ini.

  3. AC Central
  4. Model AC Central

    Model AC Central

    Siapa bilang AC hanya bisa dipasang di rumah? Kita juga bisa mendapatkan AC central yang didesain khusus untuk ruangan besar seperti kantor ataupun gedung lho! AC central atau yang sering dikenal dengan AC ducted ini menggunakan kompresor besar sehingga kita tetap bisa merasa dingin meskipun banyak orang di ruangan sekalipun. Ciri dari AC central ini adalah ukurannya yang besar dan bentuknya menyerupai corong yang menempel di langit-langit. AC central ini terdiri dari dua bagian, yaitu condesing unit yang diletakkan di luar ruangan dan satunya lagi internal evaporative unit yang diletakkan di dalam gedung.

    Tentunya kedua bagian AC central ini tidak bisa dipisahkan karena kedua unit ini bekerja saling mendukung satu sama lain. Kapasitas AC central pun lebih besar daripada jenis AC lainnya, tepatnya mulai dari 10 sampai 20 PK. Banyak keunggulan yang ditawarkan oleh AC central, misalnya saja perawatannya yang jauh lebih mudah daripada jenis AC lainnya. Selain itu, AC central cenderung tidak menimbulkan suara yang bising sehingga kita akan tetap nyaman meskipun menggunakan AC central seharian. Bukan hanya itu saja, menggunakan AC central jauh lebih efisien daripada jenis AC lainnya karena hawa dingin yang bisa merata ke seluruh titik ruangan dan dikontrol melalui satu sitem unit AC central saja.

  5. AC split

  6. Model AC Split

    Model AC Split

    Jenis AC berikutnya yang bisa kita dapatkan adalah AC split atau yang sering dikenal sebagai AC ductlesss. Untuk mengenali AC split pun terbilang cukup mudah karena bagian indoor dan outdoor AC yang terpisah, di mana bagian outdoor AC ini berfungsi sebagai kompresor. Banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan dengan memilih AC split, salah satunya adalah pemasangannya yang cukup mudah mengingat kita bisa memasangnya di permukaan dinding alias tidak memerlukan slot khusus yang kosong. Kapasitas dari AC split ini pun juga beragam, tepatnya mulai dari ½ sampai 2,5 PK dan berarti kita bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan.

  7. AC low-watt

  8. Model AC Low Watt

    Model AC Low Watt

    Jenis AC berikutnya adalah AC low-watt alias AC yang hanya membutuhkan sedikit energi dalam pengoperasiannya. Tentunya menggunakan AC low-watt merupakan keuntungan untuk kita karena tagihan listrik tidak akan naik meskipun kita menggunakannya seharian. Bukan hanaya itu saja, AC low-watt juga mampu mendinginkan ruangan lebih cepat daripada jenis AC lainnya sehingga kita tidak akan merasa gerah lagi. Tidak heran jika AC low-watt banyak digunakan pada rumah yang mempunyai data listrik kecil karena hanya membutuhkan konsumsi daya yang sedikit.

  9. AC portable

  10. Model AC Portable Midea

    Model AC Portable Midea

    Pastinya banyak dari kita yang sudah pernah melihat AC portable alias AC standing floor kan? Seperti namanya, AC satu ini tidak perlu dipasang di sudut ruangan ataupun langit-langit karena bentuk AC yang berdiri dan bisa dipindahkan kapan saja sesuai kebutuhan. Tentunya menggunakan AC portable merupakan keuntungan sendiri untuk kita karena tetap bisa merasa dingin di mana saja karena AC bisa dipindah ke mana saja tanpa perlu membongkar instalasinya. Kinerja dari AC portable ini juga termasuk unik, di mana sistem pendinginannya terletak di bagian baawah dan udara panasnya akan keluar melalui ventilasinya.

    Kapasitas dari AC portable ini juga termasuk cukup besar, tepatnya mulai dari 1 sampai 5 PK. Masih banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari AC portable, seperti AC ini termasuk AC yang hemat energi sehingga kita tidak usah khawatir jika tagihan listrik akan naik. Selain itu, harga AC portable juga termasuk terjangkau sehingga tabungan kita pun tidak akan habis begitu saja karena membeli AC ini. Kabar baiknya lagi, membersihkan AC portable juga tergolong mudah sehingga kita tidak membutuhkan waktu lama untuk membersihkannya.

  11. AC cassette
  12. Model AC Cassette

    Model AC Cassette

Satu lagi jenis AC yang tidak boleh kita lupakan adalah AC cassette,yang memiliki ciri khas pemasangannya di langit-langit. Meskipun terbilang berbeda daripada jenis AC lainnya, kualitas dari AC cassette ini tidak perlu diragukan lagi lho! kapasitas dari AC cassette ini juga tergolong cukup besar, tepatnya mulai dari 1,5 sampai 6 PK yang mampu membuat ruangan tetap terjaga suhu dinginnya. Tidak heran jika banyak yang memilih AC cassette untuk di kantor ataupun gedung karena kualitasnya yang tidak mengecewakan. Meskipun bentuknya minimalis, AC cassette ini sudah dilengkapi dengan sensor ganda sehingga kinerjs AC pun bisa lebih maksimal di mana kesegaran dalam ruangan tetap terasa.

Bukan hanya itu saja, AC cassette ini sudah dilengkapi dengan teknologi yang dapat mendeteksi jumlah orang di dalam ruangan sehingga AC pun secara otomatis akan bekerja lebih keras ketika jumlah orang dalam ruangan juga bertambah. Namun perlu kita ingat untuk rutin membersihkan AC cassette secara rutin supaya AC tetap bisa beroperasi dengan lancar dan ruangan pun bisa tetap dingin sepanjang hari.

Menarik kan jenis AC yang disebutkan barusan? Memilih AC memang perlu pertimbangan mengingat kita harus memperhitungkan konsumsi listrik AC, ukuran ruangan, bahkan harga dari AC tersebut. So, AC mana yang jadi pilihanmu?