Home » Lain-Lain » Jenis Jenis Plafon Rumah

Jenis Jenis Plafon Rumah

Keindahan Rumah Ditentukan Juga Oleh Plafon Lho, Sudah Tahu Jenis Plafon Rumah Belum?

Tipe Plafon Rumah Minimalis

Tipe Plafon Rumah Minimalis

Memiliki hunian yang nyaman adalah impian siapa saja, baik kita yang baru saja beli rumah ataupun sudah tinggal di suatu rumah dalam kurun waktu puluhan tahun. Berbagai cara pun kita lakukan untuk membuat rumah nyaman, seperti mengaplikasikan konsep ruangan yang menarik sekaligus memilih furniture dengan kualitas terbaik. Lalu apa lagi yang bisa dilakukan untuk membuat rumah semakin nyaman?

Ini Dia Jenis Plafon Rumah, Plafon Mana yang Jadi Pilihanmu?

Satu hal yang sering kita lupakan dalam mendesain rumah adalah pemilihan elemennya, salah satunya adalah plafon. Plafon alias langit-langit rumah merupakan elemen yang bisa kita lihat di bagian atas rumah, tepatnya memisahkan ruangan dan atap rumah. Pemilihan plafon rumah pun tidak boleh sembarangan mengingat jenis plafon yang beragam dan kita bisa menyesuaikan jenisnya sesuai konsep rumah. Berikut adalah beberapa jenis plafon rumah yang bisa kita dapatkan:

  1. Plavon PVC
  2. Plavon PVC alias polyvinyl chloride adalah jenis plafon pertama yang bisa kita gunakan untuk plafon rumah tanpa perlu rutin diganti mengingat daya tahan dari PVC yang tergolong bagus. Selain itu, plafon PVC ini menggunakan material yang ringan sehingga tidak akan menyebabkan elemen rumah lainnya cepat rusak. Bukan hanya itu saja, plavon PVC juga tahan terhadap air dan api bahkan serangan rayap sekaligus sehingga kita bisa lebih menghemat pengeluaran dalam hal plafon rumah. Menariknya lagi, plafon PVC ini juga tersedia dalam berbagai pilihan warna sehingga kita bisa memadukannya dengan warna cat rumah. Sayangnya, plafon PVC ini juga tidak bisa dicat ulang sehingga kita harus menggantinya dengan yang baru apabila warna plafon ini sudah memudar. Jangan lupa untuk menabung dulu mengingat harga plafon PVC yang cenderung mahal.

  3. Plafon GRC
  4. Plafon GRC alias Glassfiber Reinforced Cement adalah plafon berikutnya yang sering dipilih karena materialnya yang kuat dan bisa dibilang hampir mirip dengan material eternit. Untuk mengenali plafon GRC pun cukup mudah karena ukurannya yang cukup besar yaitu sekitar 120 x 240 centimeter. Memilih plafon GRC merupakan pilihan yang tepat karena sifatnya yang tahan air dan api sehingga bisa kita gunakan dalam jangka waktu yang lama. Bukan hanya itu saja, plafon GRC ini akan memberikan sentuhan artistik di rumah sehingga suasana di rumah kita pun akan terasa lebih mewah. Sayangnya, harga plafon GRC ini cenderung mahal dan bahannya mudah retak sehingga kita perlu rutin menggantinya.

  5. Plafon kayu
  6. Plafon kayu adalah salah satu jenis plafon yang sering dipilih karena harganya yang cenderung murah dan kesan artistik yang diciptakan. Banyak keunggulan yang ditawarkan oleh plafon kayu, misalnya saja bahan plafon yang tidak akan menyusut ketika dipasang mengingat lembaran kayu ini sudah dikeringkan sebelum diolah menjadi plafon. Menggunakan plafon kayu merupakan pilihan yang tepat untuk kita yang ingin menghadirkan kesan natural dalam rumah mengingat plafon ini masih mempertahankan warna alami kayunya.  Sayangnya kita perlu menyiapkan uang berlebih ketika memilih plafon kayu karena harganya yang sedikit lebih mahal daripada plafon gypsum ataupun jenis plafon lainnya.

  7. Plafon gypsum
  8. Siapa sih yang tidak kenal dengan plafon gypsum? Plafon gypsum adalah salah satu jenis plafon yang biasa ditemui pada rumah modern ataupun semi modern dengan nilai artistiknya yang akan membuat para tamu berdecak kagum. Meskipun terkesan mewah, plafon gypsum ini ditawarka dengan harga yang cukup murah sehingga tidak akan membuat kantong kita jebol. Selain itu, pengerjaan plafon gypsum pun cenderung cepat sehingga kita tidak perlu menunggu lama sampai rumah selesai direnovasi. Bukan hanya itu saja, plafon gypsum ini juga tersedia dalam berbagai model sehingga kita bisa menyesuaikannya dengan konsep rumah. Perlu diketahui kalau kelemahan plafon gypsum adalah sifatnya yang tidak tahan air sehingga kita perlu menggantinyasecara berkala agar tidak rusak duluan dan hanya akan mengotori rumah.

  9. Plafon akustik
  10. Plafon akustik juga banyak dipilih orang karena plafon yang satu ini bukan hanya berfungsi untuk dekorasi tambahan di rumah saja namun juga bis asebagai peredam suara. Selain itu, memilih plafon akustik ini juga merupakan pilihan yang tepat karena rumah akan terasa lebih tenang dan pastinya jauh dari kata bising dari dalam ataupun luar rumah. Bobot dari plafon akustik ini tergolong cukup ringan sehingga proses pengerjaannya pun lebih mudah daripada jenis plafon lainnya. sayangnya, harga plafon akustik ini tergolong cukup mahal dan tidak tahan air.

  11. Plafon eternit
  12. Plafon eternit alias asbes adalah jenis plafon rumah berikutnya yang sering digunakan karena daya tahannya yang lumayan awet bahkan tahan terhadap api serta air. Bisa dibilang plafon eternit memiliki tampilan yang hampir mirip dengan plafon kayu namun harganya lebih murah. Bukan hanya itu saja, plafon eternit ini juga mudah untuk dibongkar pasang. Sayangnya plafon eternit ini sudah sulit untuk ditemukan atau bisa dibilang langka karena materialnya yang dianggap membahayakan pernafasan kita – bahkan bisa menyebabkan kanker.

  13. Plafon metal
  14. Ingin menggunakan plafon yang tahan air? Plafon metal lah jawabannya! Seperti namanya, plafon rumah yang satu ini terbuat dari lempengan metal yang tipis. Jangan khawatir karena plafon metal ini jauh dari kata monoton karena bisa diukir dan bisa memberikan sentuhan artistik pada rumah kita. Banyak keunggulan yang ditawarkan oleh plafon metal ini, seperti bahannya yang kuat bahkan anti rayap lho! Kita juga bisa memilih berbagai motif ukuran yang pastinya perlu senada dengan desain interior rumah. Sayangnya, harga plafon metal ini cenderung lebih mahal daripada jenis plafon lainnya sehingga kita perlu menyiapkan uang lebih. Selain itu, pengerjaan plafon metal ini pun cukup sulit sehingga kita membutuhkan bantuan tukang dalam hal ini.

  15. Plafon triplek

Satu lagi plafon rumah yang tidak boleh kita lewatkan adalah plafon triplek. Plafon triplek merupakan plafon yang sudah dikenal sejak lama, bahkan sudah ada sebelum plafon gypsum. Ciri khas dari plafon triplek ini adalah plafonnya yang tidak terlalu tebal yaitu hanya sekitar 3 sampai 6 milimeter saja. Meskipun harganya murah, bukan berarti kualitas plafon triplek ini abal-abal lho! Keunggulan lainnya yang ditawarkan oleh plafon triplek adalah pemasangannya yang mudah sehingga kita bisa memasangnya sendiri tanpa menggunakan bantuan tukang. Sayangnya, plafon triplek ini tidak tahan air dan kita pun perlu menggantinya setiap beberapa bulan sekali untuk mencegah kebocoran. Apabila kita memang ingin menambahkan nilai artistik di rumah, sebaiknya tidak menggunakan plafon triplek karena sambungan plafonnya cukup terlihat. Kita juga harus rutin mengecat plafon triplek agar warnanya bisa awet dan tampak seperti baru.

Nah pastinya sudah lebih paham kan tentang jenis plafon rumah yang ada? Pemilihan plafon rumah pun perlu banyak pertimbangan agar rumah kita lebih nyaman untuk dihuni. Jangan lupa untuk memilih plafon rumah yang sesuai budget ya!