Home » Ide Rumah » Tipe Rumah Mana yang Sesuai dengan Budgetmu?

Tipe Rumah Mana yang Sesuai dengan Budgetmu?

Berencana Beli Rumah Dalam Waktu Dekat? Kenali Dulu Ukuran Rumah yang Ada!

Ruang Tamu Rumah Tipe 36

Ruang Tamu Rumah Tipe 36

Bukan rahasia lagi pastinya kalau semua orang ingin punya rumah sendiri, baik dari kita yang masih muda hingga orang dewasa. Dalam memiliki sebuah rumah tentunya membutuhkan biaya yang besar, baik membangun rumah sendiri ataupun sudah jadi. Tidak heran jika banyak pasangan suami istri yang memilih untuk mengontrak rumah terlebih dahulu sembari menabung untuk mendapatkan rumah impiannya.

Ternyata Ada Banyak Lho Tipe Rumah, Tipe Rumah Mana yang Sesuai dengan Budgetmu?

Banyak orang yang memilih untuk membeli rumah sudah jadi karena tidak perlu menunggu lama dalam proses pembangunannya. Selain itu, harga rumah yang sudah jadi ini juga cenderung lebih murah dan tergantung pada lokasi rumah tersebut. Tentunya luas dari suatu rumah juga akan menentukan harganya, yang semakin luas suatu rumah maka semakin mahal pula harganya. Nah berikut adalah beberapa tipe rumah yang bisa jadi referensi di kemudian hari:

  1. Rumah tipe 36
  2. Rumah Tipe 36

    Rumah Tipe 36

    Tipe 36 adalah salah satu tipe rumah yang sering diburu orang karena luas rumahnya yang pas untuk pasangan yang baru saja menikah. Harganya pun juga terjangkau daripada tipe rumah lainnya namun sudah nyaman untuk keluarga kecil kita. Tipe rumah 36 ini biasanya sudah dilengkapi dengan 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, dan 1 kamar mandi. Ada juga tipe rumah 36 yang masih memiliki sisa tanah sehingga kita bisa mengembangkan rumah ini di lain waktu. Besarnya daya listrik di rumah tipe 36 ini biasanya masih menggunakan 900 watt sedangkan aliran airnya menggunakan PDAM ataupun sumur bor.

  3. Rumah tipe 45
  4. Rumah Tipe 45

    Rumah Tipe 45

    Tipe 45 memang tidak terlalu berbeda dengan tipe rumah 36, di mana tipe 45 ini sudah memiliki tambahan satu kamar tidur lagi. Tentunya luas antara satu ruang dengan lainnya juga lebih luas mengingat luas bangunannya adalah 45 meter persegi. Sebaiknya kita memilih furniture yang sederhana saja alias tidak terlalu besar supaya ruangan bisa terasa lebih lapang. Menariknya lagi, tipe 45 ini biasanya sudah dilengkapi dengan taman belakang sehingga kita bisa bersantai menikmati cuaca yang sejuk. Adanya teras depan yang cukup luas akan memudahkan kita untuk memarkirkan sepeda motor ataupun mobil.

  5. Rumah Tipe 54
  6. Rumah Tipe 54

    Rumah Tipe 54

    Tipe rumah satu ini ideal untuk keluarga yang sudah memiliki 1 ataupun 2 anak. Rumah yang sudah cukup luas ini akan memuaskan anak untuk mengeksplor lingkungannya dengan pengawasan orang tua. Di rumah tipe 54 inilah kita bisa membangun lantai atas sehingga ruang gerak anggota keluarga tidak hanya terbatas di rumah asli saja.

  7. Rumah Tipe 60
  8. Rumah Tipe 60

    Rumah Tipe 60

    Satu lagi tipe rumah yang tidak boleh dilupakan adalah tipe 60, yang jauh lebih luas dari beberapa tipe rumah yang sudah disebutkan barusan. Tipe 60 ini biasanya terdiri dari 3 kamar tidur, 1 ruang tamu, 2 kamar mandi, dan tak lupa garasi beserta tamannya. Ada pengembang yang menawarkan tipe 60 hanya 1 lantai dan ada juga yang 2 lantai, yang tentunya harganya lebih mahal. Listriknya pun biasanya sudah menggunakan 1200 atau 1300 Watt mengingat rumah yang cukup luas dan biasanya penggunaan elektronik juga banyak.

    Selain Tipe Rumah, Kita Harus Mempertimbangkan 6 Hal Berikut Sebelum Beli Rumah

    Menarik bukan tipe rumah yang disebutkan barusan? Setelah menentukan tipe rumah mana yang akan jadi hunian kita di kemudian hari, kita juga masih harus mempertimbangkan beberapa hal lain. Membeli rumah bukan hanya tentang ukurannya, namun juga tentang tabungan kita yang tersisa bersama pasangan. Oleh sebab itulah kita harus memikirkan dengan matang dalam membeli rumah, antara lain sebagai berikut:

    1. Survei kondisi rumah
    2. Di jaman serba teknologi, untuk mencari rumah tidaklah sesulit belum ada internet. Melalui situs properti inilah kita sudah bisa tahu tentang spesifikasi suatu rumah dan bisa kontak langsung dengan empunya rumah. Meskipun begitu, kita juga perlu hati-hati ketika memilih rumah terlebih jika harganya jauh di bawah pasaran. Bisa jadi gambar yang ada di situs properti tidak sesuai dengan kenyatannya. Sebaiknya kita datang langsung ke rumah tersebut untuk tahu pasti tentang kondisi rumah. Jangan sampai tertipu dan justru kita yang merugi ya!

    3. Material bangunan rumah
    4. Banyak orang yang menyepelekan tentang material bangunan rumah karena tidak paham tentang kualitas antara satu material dengan material lainnya. Justru di situlah yang bisa menjadi titik lemah kita dan harga rumah ditawarkan jauh lebih tinggi dari seharusnya. Misalnya saja dinding batu bata akan jauh lebih kuat daripada dinding yang hanya menggunakan batako. Sama halnya tentang rangka atap, di mana baja ringan jauh lebih kuat daripada rumah yang hanya menggunakan kuda-kuda kayu. Kita bisa menanyakan hal ini kepada pengembang sebelum memutuskan untuk membeli suatu rumah. Jangan sampai kita mendapatkan rumah abal-abal dengan harga selangit ya!

    5. Rumah adalah bentuk investasi
    6. Kenapa sih seseorang biasanya membutuhkan waktu yang lama ketika akan beli suatu rumah? Membeli rumah bukanlah suatu hal yang main-main alias harus dipikirkan rencananya hingga 5 tahun ke depan ataupun lebih. Misalnya saja kita perlu pikirkan betul apakah kita ingin merubah bentuk rumah tersebut seperti ingin dibangun lantai atas atau tidak. Bisa juga kita ingin mengubah bentuk asli rumah karena ingin menyewakan rumah sebagai kontrakan ataupun rumah kost.

    7. Lingkungan sekitar
    8. Meskipun kelihatannya sepele, lingkungan sekitar juga akan memengaruhi kenyamanan kita ketika tinggal di suatu rumah. Ada baiknya jika kita memastikan dulu jika rumah tersebut tidak berada di lokasi rawan bencana, seperti banjir ataupun tanah longsor. Bisa juga kita melihat interaksi antara satu warga dengan warga lainnya dan memutuskan apakah sekiranya nyaman tinggal di lingkungan tersebut atau tidak.

    9. Kesehatan rumah
    10. Bukan hanya warganya saja yang jadi bahan pertimbangan dalam memilih rumah, namun tentang kesehatan rumah yang bisa kita lihat dari struktur bangunannya. Misalnya saja rumah yang sehat ditandai dengan adanya jendela di tiap ruangan sebagai jalan keluar masuknya cahaya matahari saat pagi ataupun sore hari. Kita juga mengetahui tentang sistem limbahnya untuk mengindari terjadinya banjir ataupun bau tidak enak dari lingkungan sekitar ketika hujan deras.

    11. Fasilitas dan amenitas

    Tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan fasilitas dan amenitas sebelum memutuskan akan membeli suatu rumah. Saat ini banyak pengembang yang menawarkan banyak fasilitas di suatu kompleks perumahan, mulai dari fasilitas beribadah, olahraga, bahkan pusat perbelanjaan. Tentunya kita juga perlu mempertimbangkan keamanan di lingkungan rumah untuk memastikan jika rumhah akan aman dari pencuri meskipun ditinggal kosong dalam waktu cukup lama.

    Nah bagaimana? Pastinya sudah tidak bingung lagi memilih rumah mana yang akan menjadi hunian bersama pasangan ataupun untuk diri kita sendiri? Yuk mulai menabung dari sekarang dan tinggal di rumah impianmu!