Home » Lain-Lain » Tips Menata Ruang Kerja

Tips Menata Ruang Kerja

Kurang Fokus Karena Ruang Kerja di Rumah Berantakan? Yuk Cari Tahu Cara Menata Ruang Kerja yang Tepat!

Tips Menata Ruang Kerja Minimalis

Tips Menata Ruang Kerja Minimalis

Siapa sih yang masih sering bekerja ketika sudah sampai di rumah? Tidak bisa dipungkiri jika kita masih sering membawa sisa pekerjaan yang belum selesai dari kantor. Tentunya kerjaan yang kita bawa pulang ini akan lebih cepat selesai apabila kita punya privasi sendiri ketika di rumah.

Menata Ruang Kerja Tidak Perlu Waktu Lama Kok, Dijamin Kita Semakin Fokus Ketika Bekerja!

Oleh sebab itulah sebaiknya kita memiliki ruang pribadi alias ruang kerja di rumah. Kita juga harus memperhatikan desain dari ruang kerja karena kita perlu konsentrasi dalam bekerja. Jangan sampai desain ruang kerja yang seadanya justru akan menyebabkan kita kurang fokus. Lalu bagaimana cara menata ruang kerja yang tepat? Nah daripada tambah penasaran, yuk simak tips menata ruang kerja satu ini!

  1. Menambahkan tanaman hias
  2. Pastinya bukan rahasia lagi jika kita cenderung mengalami burnout saat bekerja di rumah karena banyaknya deadlines yang harus segera diselesaikan. Lalu bagaimana caranya untuk burnot ketika bekerja di rumah? Nah hal yang satu ini bisa kita antisipasi kok, salah satunya dengan menambahkan tanaman hias di sudut ruangan. Bukan hanya itu saja, tanaman hias ini juga membuat ruangan semakin terasa hijau dan jauh dari kata monoton. Sebaiknya kita juga memilih tanaman yang memang tahan di suhu ruangan sehingga tidak mudah mati. Jangan lupa untuk rutin merawat tanaman ya!

  3. Menambahkan kursi tamu
  4. Siapa bilang jika kita harus selalu meeting di luar rumah? Kita juga bisa melakukan meeting kecil-kecilan di ruang kerja lho! Selain menghemat biaya, melakukan meeting di ruang kerja juga harus menggunakan teknik tertentu supaya klien nyaman ketika membicarakan bisnis. Misalnya saja kita bisa menempatkan satu atau dua kursi yang berfungsi untuk menjamu klien. Supaya suasana tidak terlalu kaku, kita bisa memilih kursi yang berwarna cerah. Bisa juga kita menambahkan tanaman hias di meja ataupun sudut ruangan untuk membuat ruang kerja lebih terasa segar.

  5. Memperhatikan pencahayaan
  6. Masih banyak di antara kita yang sering melupakan tentang pentingnya pencahayaan di suatu ruangan, terlebih di ruang kerja. Bukan hanya mendapatkan sinar matahari yang cukup dari jendela, kita juga perlu memperhatikan posisi laptop supaya pantulan cahayanya tidak mengganggu saat bekerja. Sebaiknya kita juga menjauhkan cahaya dari laptop karena hal ini hanya akan membuat silau dan berujung pada mata cepat lelah. Posisi monitor yang ideal adalah 10 sampai 15 centimeter di bawah garis mata sehingga kepala kita tidak akan menunduk ke bawah yang bisa menyebabkan leher sakit. Selain itu, posisi ideal antara laptop dan mata adalah 40 hingga 50 centimeter sehingga kita harus menatanya sedemikian rupa.

  7. Memperhatikan letak laptop
  8. Banyak dari kita yang pastinya belum memperhatikan letak laptop ataupun mouse di ruang kerja yang sejatinya akan memengaruhi kenyamanan kita saat bekerja, baik dalam jangka waktu yang lama sekalipun. Posisi laptop dan mouse sebaiknya membentuk sudut 90 derajat sehingga lengan kita tidak cepat lelah. Jangan lupa agar posisi laptop tidak terlalu dekat dengan mata karena hal ini hanya akan menyebabkan mata cepat lelah. Selain itu, kita juga bisa menggunakan wrist pad ataupun bantalan empuk di dekat mouse yang berfungsi untuk menopang kedua pergelangan. Pastinya tidak ada alasan lagi untuk mengeluh lelah walaupun bekerja dalam kurun waktu yang lama bukan?

  9. Jendela berukuran besar
  10. Apabila penerangan di ruang kerja masih dirasa kurang cukup, maka sebaiknya kita memilih jendela yang berukuran besar. Bukan hanya berfungsi untuk memaksimalkan pencahayaan, jendela berukuran besar ini juga akan membuat kita lebih rileks. Kok bisa? Yup, melalui jendela inilah kita lebih mudah untuk menikmati pemandangan sekitar, terlebih jika ada taman di belakang rumah

  11. Menambahkan unsur personal
  12. Salah satu keuntungan adanya ruang kerja di rumah adalah kita bebas untuk menata meja kerja, termasuk menambahkan beberapa dekorasi yang sifatnya personal. Misalnya saja kita bisa menempatkan foto keluarga yang akan selalu memotivasi saat bekerja. Atau bisa juga kita menempatkan buku diary di sudut meja yang isinya tentang curhatan kita seputar pekerjaan. Bahkan kita bisa menambahkan akuarium kecil di meja kerja yang berfungsi untuk mengusir rasa bosan dan stres saat bekerja lho!

  13. Memilih warna ruangan
  14. Mendesain ruang kerja pastinya tidak terlepas dari pemilihan warna cat, baik warna terang, netral, ataupun memadukan beberapa warna sekaligus. Tentunya kita juga harus mempertimbangkan warna yang digunakan pada ruangan lainnya sehingga konsep ruangan pun bisa tetap kontras. Misalnya saja kita ingin ruangan terasa hangat maka tidak ada salahnya untuk memilih berbagai perabotan kayu dan memadukannya dengan warna kuning, cokelat, ataupun putih. Bisa juga kita menghadirkan nuansa alam di ruang kerja dengan memadukan warna biru ataupun hijau disertai dengan dekorasi yang menarik.

  15. Memilih furniture
  16. Berbeda dengan furniture di ruangan lainnya, furniture ruang kerja harus diperhitungkan dengan matang sehingga kita bisa bekerja dengan efektif. Misalnya saja kita harus mempertimbangkan ukuran meja kerja, di mana ukuran meja kerja yang ideal adalah 120 sampai 150 centimeter. Meja kerja ini bukan hanya digunakan untuk menyimpan laptop namun juga berbagai perlengkapan kerja lainnya seperti berkas kerja yang penting. Bisa juga kita menggunakan kursi yang minimalis sehingga ruangan tidak terasa penuh dan kita pun memiliki lebih banyak space untuk bekerja.

  17. Memanfaatkan rak
  18. Siapa bilang kita tidak membutuhkan rak di ruang kerja? Justru di ruang kerja inilah kita membutuhkan rak mengingat banyaknya dokumen ataupun pekerjaan lainnya yang harus disimpan dengan rapi. Jangan sampai kita sembarangan dalam menata dokumen dan nantinya dokumen  hilang – di mana hal ini hanya akan menyusahkan diri kita sendiri. Penempatan rak bisa di dekat meja kerja sehingga akan memudahkan kita untuk mengambil dokumen kapan saja. Bisa juga kita menempatkan rak di sudut ruangan yang masih kosong sehingga rak ini juga berfungsi sebagai dekorasi ruangan. Jangan lupa untuk memilih rak dengan kualitas terbaik sehingga bisa awet dalam jangka waktu penggunaan beberapa tahun ke depan.

  19. Desain meja kerja

Satu lagi yang tidak boleh kita lupakan dalam menata ruang kerja adalah memilih meja kerja yang memang ideal. Tinggi meja yang ideal untuk bekerja adalah 55 sampai 70 centimeter di mana kita bisa duduk tegak dan nyaman saat bekerja. Sebaliknya, meja kerja yang terlalu pendek hanya akan membuat kita membungkuk dan lama kelamaan bisa memengaruhi struktur tulang belakang. Tidak ada yang mau menanggung resiko ini hanya salah memilih desain meja? Jangan lupa untuk membeli meja di toko yang terpercaya supaya kita bisa mendapatkan meja dengan kualitas terbaik ya!

Menata ruang kerja tidaklah sesulit apa yang dibayangkan kan? Membuat ruang kerja serapi serta sebersih mungkin sehingga kita bisa nyaman ketika bekerja. Selain itu, ruang kerja yang nyaman pun akan menjauhkan kita dari stres meskipun masih banyak deadlines yang harus diselesaikan. So, tunggu apalagi untuk menata ulang ruang kerjamu?